Category: Uncategorized

Sejarah BMW M Division

Siapa yang tidak tahu BMW M? Dengan slogan “The Most Powerful Letter in The World” menjadikan huruf “M” begitu sakral dan perkasa di dunia motorsport. Namun, tahukan Anda bagaimana sejarah BMW M terbentuk?

Percaya atau tidak, BMW M division sedikit-banyak terbantu oleh para ahli dari Ford Motorsport division.

Kilas balik ke era akhir 1960-an, Ford mendominasi seluruh bidang motorsport di dunia. Le Mans, F1, bahkan di balap Reli, Ford sangat dominan di akhir tahun 1960-an. Setiap divisi Ford, dari Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, melakukan bagiannya untuk menyediakan mobil balap yang luar biasa. Tapi divisi Ford Jerman-lah yang pada akhirnya akan mengubah BMW, yang nantinya ikut mengubah industri otomotif selamanya.

Jochen Neerpasch adalah Kepala divisi Motorsport Ford dan telah menciptakan versi balap dari Ford Capri, Capri RS 2600. RS 2600 memulai debutnya pada tahun 1970 dan benar-benar mendominasi segala sesuatu di jalurnya. Neerpasch telah memodifikasi dan membuang komponen mobil yang tidak berguna, mambuatkannya pintu dan kap fiberglass yang ringan, kemudian melakukan perubahan pada mesin 2,9 liter V6 menjadi 280 hp. Dengan berat mobil yang hanya 950 kg, Capri RS 2600 hampir tidak terkalahkan. BMW, di sisi lain, tidak mampu berkompetisi dengan 2800CS. Sangat membutuhkan perubahan. Pada tahun 1972, BMW membajak Neerpasch dari Ford beserta timnya.

Di BMW, dia mengubah 2800CS menjadi BMW 3.0 CSL yyang kita semua kenal dan cintai hingga saat ini. Dari sini, Divisi M BMW dibentuk, kemudian muncullah era dominan BMW. BMW CSL 3.0 menjadi mobil balap terbaik saat itu, dengan pembalap pro dari seluruh dunia Motorsport, termasuk Jackie Stewart, Jacky Ickx, James Hunt dan Niki Lauda,​​pernah menjadi pengemudinya. Sebuah mobil yang luar biasa dan awal dari sebuah legenda.

Suatu hari Neerpasch dipecat akibat kegagalannya menciptakan BMW M1. BMW E28 M5 adalah produk Divisi M produksi asli pertama dan revolusioner, memberikan dunia mobil sedan (sedan di Amerika) yang dapat mengimbangi Porsche 911 Carreras. M5 menciptakan segmen sedan mewah cepat. Setelah itu, BMW kembali berlomba di ajang World Touring Car Championship dengan BMW M3 E30 yang nantinya akan menjadi basis salah satu lini model mobil sport paling terkenal sepanjang masa.

Waspada Jarang Dipakai, 4 Hal Ini Sering Terjadi Pada Mobil Anda

Perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat yang dilakukan pemerintah pusat dalam menekan angka penularan virus Covid-19 ini membuat setiap aktivitas kita dibatasi, serta disarankan untuk tetap di rumah. Bekerja, belajar, belanja, sampai berkumpul secara daring. Pembatasan kegiatan ini juga membuat kendaraan menjadi terparkir nyaman di garasi rumah.

Namun terparkir nyaman di garasi bukan berarti mobil kamu aman dari masalah loh. Ternyata mobil yang hanya diparkirkan di garasi terburuknya bisa membuat mobil kamu mogok. Berikut empat hal yang bisa terjadi pada mobil kamu.

1. Aki Baterai habis bahkan kabel kelistrikan digigit tikus.

Mobil yang terparkir di garasi rumahmu dalam waktu yang lama bisa saja menghabiskan aki baterai mobilmu. Secara umum aki baterai harus diisi daya enam minggu sekali untuk memaksimalkan daya aki baterai. Memang aki baterai mempunyai umur tertentu, namun oksidasi dari aki baterai kadang bisa terjadi. Selain aki baterai, kabel-kabel kelistrikan mobil juga bisa saja digigit oleh tikus. Ruang mesin yang kering dan terlalu lama didiamkan membuat aman dan nyaman tikus untuk tinggal.

2. Bahan bakar yang mengendap hingga oli menjadi kental

Tidak bisa dipungkiri, bahan bakar atau oli sebagus apapun pasti ada kotoran, hal tersebut membuat saluran bahan bakar maupun oli bisa mengendap lalu dalam waktu tertentu bisa merusak ruang mesin. Oli mobil yang tidak rutin diganti bisa menurunkan kualitas oli, oli yang terlalu kental bisa merusak mesin secara perlahan. Kalau mesin sudah rusak? Bisa panjang urusannya.

3. Debu dan bakteri di saluran sistem AC

Saluran sistem  AC juga bisa terpengaruh dari mobil yang jarang dipakai. Jika mobil tersimpan di garasi terlalu lama filter dan saluran sistem AC dapat dihinggapi debu dan bakteri dari lingkungan sekitar mobil. Apalagi jika mobilmu di parkir di luar rumah, wah bisa tambah masalah deh saluran AC kamu.

4. Ban kempis sampai rem berkarat.

Selain mesin dan interior mobil, kaki-kaki mobil juga bisa terimbas dari mobil yang jarang dipakai. Tekanan udara dari ban akan secara perlahan turun jika mobil hanya terparkir, tapi bukan hanya itu rem berkarat juga harus diwaspadai – terutama rem cakram- ketika mobil jarang dipakai. Saat pemakaian kaki – kaki mobil pasti terkena percikan air, kotoran, dan lainnya. Hal tersebut yang membuat sulit untuk dibersihkan. Indikasi dari rem cakram berkarat yaitu mengeluarkan bunyi ketika diinjak, secara fisik akan terlihat karat disekitar disc brake. Jika tidak cepat ditangani, hal terburuk bisa saja terjadi saat anda berkendara.
Permasalahan di atas disebabkan hanya karena masalah sepele, namun bisa berakibat fatal bagi kendaraan anda, diri anda, maupun orang lain. Di masa PSBB ini BMW Astra mengajak anda memberi perhatian lebih merawat kendaraanmu. Dengan menyediakan paket servis sesuai kebutuhan kendaraan hingga layanan teknisi datang ke rumah untuk menyelesaikan masalah kendaraan Anda. Segera hubungi 1-500-989 tekan 4 atau kunjungi https://bmw.astra.co.id/web/bmw-astra/booking-service untuk melakukan reservasi servis di cabang BMW terdekat atau Home Service. Rawat kendaraanmu, jaga keselamatanmu.

BMW Yang Cocok Untuk Investasi

Masyarakat Indonesia saat ini ramai membicarakan investasi, baik di properti, emas, hingga saham. Sedikit sekali topik tentang mobil untuk investasi, karena memang kebanyakan mobil justru mengalami penyusutan nilai setiap tahunnya. Padahal, kalau diselami lebih dalam, mobil jenis tertentu justru bisa mengalami kenaikan nilai.

Tidak terkecuali mobil buatan BMW. Sebagai produsen mobil yang sudah berusia lebih dari 100 tahun, tentunya BMW memiliki banyak sekali model yang telah diproduksi. Dan model tertentu, seiring berjalannya waktu, justru mengalami kenaikan nilai.

Hal ini bisa terjadi karena adanya demand yang tinggi dari para kolektor mobil, padahal supply dari mobil tersebut sangat terbatas (limited edition), bahkan ada yang sudah tidak diproduksi lagi oleh pabrikan. Fakta ini membuat para kolektor rela membayar harga lebih mahal demi mendapatkan mobil impiannya, ditambah dengan pemilik mobil langka yang juga menyadari bahwa mobilnya kini menjadi incaran, terjadilah efek snowball yang menaikkan harga mobil langka.

Di Indonesia sendiri, kolektor BMW berjumlah cukup banyak. Membuat model BMW tertentu justru mengalami peningkatan nilai yang gila-gilaan. Dan kali ini mimin mau ulas jenis BMW di Indonesia yang harganya cenderung bertahan, bahkan naik.

Boleh disimak.

  1. BMW Model Klasik.

Sudah bukan rahasia umum bahwa BMW model klasik seperti BMW 2002, E21, E25, hingga ke generasi di era 90-an seperti E30 saat ini menjadi incaran para kolektor. Model klasik adalah contoh dari demand yang tinggi dengan supply yang tidak akan pernah bertambah lagi, karena modelnya sendiri sudah tidak diproduksi. Sebagian kolektor tertarik karena sejarah dari mobil-mobil ini, sebagian yang lain menemukan daya tarik tersendiri ketika ingin tampil beda di jalanan. Hal ini semakin memperkuat fakta bahwa BMW klasik sangat cocok dijadikan investasi.

  1. Model Coupe.

Identik dengan mobil sport, mobil coupe memang punya pesona tersendiri di jalanan Indonesia. Model ini tidak hanya menarik untuk pria, tapi juga wanita. Memiliki kesan sebagai mobil yang egois dan cocok untuk mereka yang tahu keinginannya. Tidak heran, seluruh lineup BMW Coupe memiliki nilai yang cenderung tahan lama. Coba cek pasaran mobil bekas BMW 4-series. Harganya jauh lebih stabil ketimbang 3-series, 5-series, dan 7-series. Untuk BMW generasi lama, model Coupe malah naik lho harganya dan terkadang terasa tidak masuk akal jika dibandingkan dengan model sedannya seperti E92, E46 Coupe, dan E30 Coupe yang harganya bisa di atas 300 jutaan untuk mobil berusia lebih dari 20 tahun. So, memiliki BMW Coupe bisa menjadi investasi di kemudian hari.

  1. Model Cabriolet 

Mobil dengan atap terbuka memang unik. Memberikan kesan lapang dan bebas, walaupun aturan di Indonesia masih mengharuskan pengemudi untuk memakai helm ketika berkendara dengan posisi atap terbuka. Mobil cabriolet bahkan cenderung dihargai lebih mahal ketimbang coupe, mungkin karena basisnya kedua jenis mobil ini dibangun untuk memenuhi emosional si pemilik, tapi cabriolet memberikan kebebasan lebih untuk juga berekspresi.

  1. Model Touring.

Barunya tidak diminati, bekasnya dicari. Itu adalah fakta nasib dari BMW bermodel Touring (sebagian menyebutnya wagon atau estate) yang selalu terjadi di Indonesia. Berbentuk mobil keluarga, tapi bodinya ceper dan harganya lebih mahal dari sedan, sangat tidak memenuhi standar mobil keluarga di Indonesia kan? Tapi bertahun-tahun kemudian, model yang tidak banyak peredarannya ini tiba-tiba mempesona kalangan kolektor karena bentuknya tidak lazim. Body streamline seperti sedan, tapi muat banyak seperti MPV, sepertinya cocok untuk nongkrong, begitulah pikir para kolektor. Apalagi salah satu youtuber Indonesia ikut mempopulerkan mobil jenis ini, semakin tergoreng lah harganya, apalagi untuk model klasiknya seperti 3-series E30 dan 5-series E34 touring.

  1. M Series. 

Seperti model Coupe, varian mobil sport juga selalu menjadi primadona di jalanan Indonesia, termasuk BMW M series. Sering diulas di youtube, masuk majalah, hingga menjadi poster, BMW M series merupakan impian bagi para petrolhead di seluruh dunia. Hal ini membuat harga BMW M series sangat kuat di pasar mobil bekas di Indonesia. Oke, untuk model baru seperti M4 F82 dan M3 F80 harganya masih jatuh. Namun untuk model yang lebih tua seperti M3 E46 yang masuk game Need for Speed dan M5 E60 dengan raungan V10-nya bak mesin F1, sekarang dihargai gila-gilaan. Ya, BMW M series, terutama model-model tua, cocok dijadikan investasi.

  1. Individual trim.

Tidak seperti di Jerman, BMW di Indonesia tidak memiliki opsi untuk konfigurasi spesifikasi dari trim model yang dijual. Hal ini membuat mayoritas mobil BMW di Indonesia dijual layaknya mobil dari negara Asia: spesifikasi sudah ditentukan oleh APM (BMW Indonesia) dan dibedakan berdasarkan trim. Namun bukan berarti BMW Indonesia menutup pintu custom order. Para pelanggan tetap dapat memesan BMW sesuai dengan spesifikasi yang mereka inginkan dengan waktu inden enam hingga delapan bulan, dan dikenakan harga khusus. Mobil yang dipesan melalui cara ini akan tampil berbeda dengan model yang dijual massal. Contohnya adalah BMW 340i F30, BMW M760Li, M8 Competition, atau seri manapun yang ingin diberi sentuhan personal. Mobil-mobil ini dilengkapi dengan kelengkapan yang spesifik  dengan sentuhan BMW Individual. Dengan spesifikasi yang unik, mobil-mobil ini akan menjadi investasi yang menarik untuk 10 hingga 15 tahun mendatang.

  1. Part Number Retrofit.

Di kalangan modifikator, istilah “part number” ditujukan untuk komponen modifikasi resmi buatan pabrik mobilnya. Mobil dengan komponen part number cenderung dihargai lebih mahal,  karena harganya yang lebih tinggi dengan kualitas finishing yang baik dan kepresisian tinggi ketika dipasangkan pada mobil. Bagi pengguna BMW yang tangannya “gatel” melihat mobil dalam bentuk standarnya, ada opsi retrofit ke M Performance kit yang sudah pasti part number. Untuk lima hingga tujuh tahun awal, harga mobil standarnya akan turun nilainya (mengikuti berkurangnya jatah waktu Warranty dan Service Inclusive. Tapi tidak untuk kit part number nya. Di usia lebih dari 10 dan 15 tahun, komponen part number yang tertempel justru dapat menaikkan harga mobilnya itu sendiri. Contoh saja BMW E30 sedan atau E36 sedan dengan M Tech part number yang bisa dihargai lebih dari 100 jutaan.

Nah, kira-kira itulah daftar jenis BMW yang cocok untuk dijadikan investasi. Bagaimana menurut teman-teman, adalagi kah jenis BMW yang cocok untuk dijadikan investasi?

DAFTAR FILM YANG MENGHADIRKAN BMW

Sebagai pabrikan dengan lineup mobil-mobil keren, sejumlah film Hollywood keren menggunakan BMW sebagai kendaraan baik untuk karakter utama maupun pendukung. Nah, mobil BMW apa saja yang pernah masuk film? Di sini BMW Astra mau sedikit mengutip dari https://www.bmw-m.com mengenai daftar mobil yang pernah tampil di layar lebar.

  1. MISSION: IMPOSSIBLE – FALLOUT (2018). BMW M5
  1. OVERDRIVE (2017). BMW M3 (F80), BMW 6-series Gran Coupe, BMW 4-series Convertible, BMW i8, BMW 327.
  1. MISSION 8 – FROM THE FIRST IDEA TO THE FIRST RACE (2018). BMW M8 GTE
  1. MISSION IMPOSSIBLE: ROGUE NATION (2015). BMW M3
  1. FAST & FURIOUS 6 (2013). BMW M5 E60 (5.0L V10 Engine).
  1. RED SPARROW (2018). BMW 7-series G12.

Menurut mimin, film-film di atas adalah yang cukup berkesan. Menurut teman-teman, film yang menghadirkan BMW apalagi yang berkesan?

FAKTA-FAKTA BMW X3 YANG JARANG DIKETAHUI

Sebagai pengisi segmen premium medium SUV, BMW X3 cukup populer di kalangan penggemar SUV dan penggemar BMW yang menyukai mobil tinggi namun tidak terlalu besar. Saat ini, BMW X3 sudah memasuki generasi ketiga dengan development code G01, namun varian lamanya seperti F25 dan E83 masih banyak dicari. Lantas apa saja fakta-fakta unit dari BMW X3 yang jarang diketahui?

  1. Merupakan SUV kedua yang dibuat BMW. BMW X5 adalah SUV pertama yang dibuat oleh BMW, diproduksi pada 1999. Kemudian BMW X3 muncul untuk memenuhi permintaan SUV yang berukuran lebih kecil, diproduksi pada tahun 2003 dengan development code E83.
  2. Baru ada tiga generasi. Ya, SUV BMW, termasuk BMW X3, memiliki sejarah yang masih tergolong pendek dibandingkan dengan varian sedan dan coupe.
  3. Menggunakan basis chassis yang sama dengan BMW 3-series. BMW X3 E83 menggunakan basis BMW 3-series E46, pada F25 menggunakan basis yang sama dengan F3o, sedangkan G01 menggunakan basis CLAR, chassis modular BMW yang digunakan pada seluruh line-up BMW modern termasuk BMW 3-series G20.
  4. Merupakan SUV yang bandel. BMW X3 E83 menggunakan mesin M54 yang sama dengan E46, mesin ini terkenal bertenaga dan sangat bandel. Kemudian dilanjutkan dengan generasi F25 yang menggunakan mesin B48 yang sangat efisien BBM dan jarang bermasalah. Generasi G01 menggunakan engine yang sama dengan F25 sehingga memiliki ketangguhan yang sama.
  5. BMW X3 G01 merupakan generasi pertama yang memiliki opsi penggerak dua roda sDrive. Sebelumnya opsi ini hanya tersedia pada BMW X1. 
  6. Generasi pertama didevelop di pabrik yang sama dengan merek Eropa lain seperti Mercedes-Benz dan Audi, yaitu Magna Steyr di Austria.
  7. Tidak memiliki varian 7-seater.

Fun fact di Indonesia: 

  1. Generasi F25 NIK 2017 punya sistem audio Harman Kardon, tahun sebelumnya dan generasi G01 setelahnya pakai BMW HiFi.
  2. Sejak 2018, BMW X3 sudah tidak punya varian mesin diesel. Namun pada 2019 hingga kini hadir dalam opsi penggerak sDrive.

Yak, kira-kira inilah fakta-fakta menarik tentang BMW X3. Semoga bermanfaat.