Author: Galih Rama

Gak Cuma Hitam Bulat, Kenalan Sama Jenis Tapak Ban dan Fungsinya Biar Gak Salah Pilih!

Ban mobil itu bukan cuma hitam dan bulat doang, lho! Ada banyak jenis tapak ban dengan fungsi yang beda-beda. Jangan sampai salah pilih, ya! Yuk, kita kenalan sama mereka:

1. Tapak Simetris: Si Serba Bisa

Tapak simetris ini kayak anak teladan, bisa dipakai di segala kondisi jalan. Cocok buat kamu yang suka ‘jalan-jalan santai’ atau tinggal di daerah dengan cuaca yang ‘bersahabat’.

  • Kelebihan: Awet, nyaman, dan harganya terjangkau.
  • Kekurangan: Cengkeramannya kurang oke di jalan basah atau bersalju.

2. Tapak Asimetris: Si ‘Dua Wajah’

Tapak asimetris ini punya dua sisi dengan pola yang berbeda. Sisi luarnya didesain buat jalan kering, sementara sisi dalamnya buat jalan basah. Cocok buat kamu yang tinggal di daerah dengan cuaca yang ‘moody’.

  • Kelebihan: Cengkeraman oke di segala kondisi jalan, handling mantap.
  • Kekurangan: Harganya lebih mahal, pemasangannya harus benar.

3. Tapak Directional: Si ‘Satu Arah’

Tapak directional ini punya pola yang ‘mengarah’ ke satu sisi. Desain ini bikin ban lebih gampang ‘membelah’ air dan salju. Cocok buat kamu yang tinggal di daerah rawan hujan atau salju.

  • Kelebihan: Cengkeraman oke di jalan basah dan bersalju, mengurangi risiko ‘aquaplaning’.
  • Kekurangan: Harganya lebih mahal, pemasangannya harus benar, kurang nyaman di jalan kering.

4. Tapak ‘Off-Road’: Si ‘Petualang’

Tapak ‘off-road’ ini punya pola yang kasar dan tebal, kayak ‘sepatu gunung’ buat mobil. Cocok buat kamu yang suka ‘petualangan’ di medan berat, kayak lumpur, pasir, atau bebatuan.

  • Kelebihan: Cengkeraman mantap di medan berat, tahan banting.
  • Kekurangan: Berisik di jalan raya, kurang nyaman, boros bahan bakar.

5. Tapak ‘High-Performance’: Si ‘Pembalap’

Tapak ‘high-performance’ ini punya pola yang minim alur, bikin cengkeramannya di jalan kering jadi ‘sangar’. Cocok buat kamu yang suka ‘ngebut’ di sirkuit atau jalan tol.

  • Kelebihan: Cengkeraman luar biasa di jalan kering, handling mantap, performa ‘top markotop’.
  • Kekurangan: Harganya ‘selangit’, cepat aus, kurang nyaman di jalan basah, berisik.

Nah, itulah beberapa jenis tapak ban dan fungsinya. Jadi, sebelum beli ban, pastikan kamu udah tahu kebutuhanmu, ya!Jangan sampai salah pilih, nanti malah bikin mobilmu jadi ‘kaku’ kayak robot.

Faktor yang Mempengaruhi Jarak Tempuh Mobil Listrik: Biar Gak ‘Ketinggalan’ di Tengah Jalan

Jarak tempuh mobil listrik itu kayak ‘stamina’ pelari. Ada beberapa faktor yang bisa bikin ‘stamina’ itu cepat habis atau lebih awet. Nah faktor apa saja yang mempengaruhi staminanya?

  • Kapasitas Baterai: Semakin besar kapasitas baterai, semakin jauh jarak tempuhnya. Teori simpel, kan?
  • Gaya Mengemudi: Gaya mengendarai mobil listrik sedikit berbeda dengan mobil bensin. Kalau di mobil bensin gaya mengemudi yang konstan dapat membantu kita menghemat konsumsi BBM, mobil listrik justru sangat terbantu dengan adanya perubahan gerakan seperti stop-and-go. Hal ini dikarenakan mobil listrik memiliki energy recuperation system, yang membuat baterai otomatis terisi setiap kali rem diinjak atau mobil dilambatkan.
  • Kondisi Jalan: Jalanan menanjak dan macet bikin mobil listrik kerja lebih keras, sehingga baterai lebih cepat habis.
  • Suhu Udara: Baterai mobil listrik sangat sensitif terhadap suhu. Suhu udara yang ekstrem, baik terlalu panas atau terlalu dingin, membuat baterai dapat mengalami ‘self-energy drain’ dan membuatnya lebih cepat habis.
  • Muatan: Semakin berat muatan mobil, semakin besar energi yang dibutuhkan, dan baterai lebih cepat habis.

Kenapa BMW Harganya Mahal?

BMW itu kayak ‘artis’ di dunia otomotif. Harganya emang mahal, tapi ada alasannya, lho!

  • Teknologi Canggih: BMW selalu pakai teknologi terbaru dan tercanggih di mobil-mobilnya. Ini bikin performa,kenyamanan, dan keamanan mobil BMW jadi ‘top markotop’.
  • Material Berkualitas Tinggi: BMW gak main-main soal kualitas. Mereka pakai material terbaik buat bikin mobil-mobilnya, mulai dari bodi sampai interior.
  • Desain Mewah: Mobil BMW itu gak cuma ‘keren’, tapi juga ‘mewah’ dan ‘elegan’. Desainnya selalu up-to-date dan bikin kamu jadi pusat perhatian.
  • Performa ‘Gahar’: Mobil BMW itu terkenal ‘kenceng’ dan ‘lincah’. Cocok buat kamu yang suka ‘sensasi’ berkendara.
  • Merek Premium: BMW itu udah jadi ‘ikon’ mobil premium. Mereknya aja udah bikin harganya ‘selangit’.

Jadi, itulah beberapa alasan kenapa BMW mahal. Tapi, buat kamu yang suka mobil berkualitas tinggi dan punya ‘budget’ lebih, BMW bisa jadi pilihan yang tepat.

Cara Menjaga Kondisi Ban: Tips Penting untuk Keamanan dan Performa Kendaraan Anda

Ban merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan Anda. Ban yang terawat dengan baik tidak hanya menjamin keselamatan berkendara, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan memperpanjang umur ban itu sendiri. Berikut adalah beberapa tips penting untuk menjaga kondisi ban kendaraan Anda:

1. Periksa Tekanan Angin Secara Teratur

Tekanan angin yang tepat sangat penting untuk performa dan keawetan ban. Tekanan angin yang terlalu rendah dapat menyebabkan ban cepat aus dan meningkatkan risiko pecah ban. Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi dapat mengurangi daya cengkeram ban dan membuat kendaraan tidak nyaman dikendarai. Periksa tekanan angin ban setidaknya sebulan sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Gunakan pengukur tekanan ban yang akurat dan sesuaikan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi produsen kendaraan.

2. Perhatikan TWI (Tread Wear Indicator)

TWI adalah indikator keausan tapak ban yang terletak di antara alur tapak ban. Jika tapak ban sudah mencapai indikator keausan ini, berarti sudah waktunya untuk mengganti ban. Mengabaikan TWI dapat membahayakan keselamatan berkendara, terutama saat kondisi jalan basah atau licin.

3. Rotasi Ban Secara Berkala

Rotasi ban adalah proses memindahkan posisi ban dari satu roda ke roda lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan keausan ban yang merata dan memperpanjang umur ban. Lakukan rotasi ban setiap 8.000-10.000 km atau sesuai dengan rekomendasi produsen kendaraan.

4. Periksa Keseimbangan dan Spooring

Keseimbangan dan spooring yang tidak tepat dapat menyebabkan getaran pada kendaraan, keausan ban yang tidak merata, dan bahkan kerusakan pada komponen suspensi. Lakukan pemeriksaan keseimbangan dan spooring secara berkala, terutama jika Anda merasakan getaran pada kendaraan atau melihat keausan ban yang tidak normal.

5. Hindari Beban Berlebih

Membawa beban yang melebihi kapasitas maksimum kendaraan dapat menyebabkan tekanan berlebih pada ban dan mempercepat keausan ban. Selalu perhatikan kapasitas maksimum kendaraan Anda dan hindari membawa beban yang berlebihan.

6. Perhatikan Kondisi Jalan

Hindari jalan berlubang, benda tajam, atau permukaan jalan yang kasar. Kondisi jalan yang buruk dapat menyebabkan kerusakan pada ban dan mengurangi umur ban. Jika Anda harus melewati jalan yang buruk, kurangi kecepatan dan berhati-hatilah.

7. Bersihkan Ban Secara Teratur

Kotoran, minyak, atau bahan kimia lainnya dapat merusak permukaan ban dan mengurangi daya cengkeram ban.Bersihkan ban secara teratur dengan air dan sabun atau gunakan pembersih ban khusus.

8. Simpan Ban dengan Benar

Jika Anda tidak menggunakan kendaraan dalam waktu lama, simpan ban di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jika memungkinkan, lepaskan ban dari kendaraan dan simpan dalam posisi berdiri tegak.

Supaya Harga Bekas BEV Tetap Tinggi

Mobil listrik berbasis baterai (BEV) semakin menjadi pilihan utama bagi konsumen yang peduli lingkungan. Namun, seperti kendaraan lainnya, harga jual kembali BEV dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk memaksimalkan nilai jual kembali BEV Anda, penting untuk menjaga kondisi dan nilai kendaraan sebaik mungkin. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk menjaga harga bekas BEV Anda tetap tinggi:

1. Perawatan Rutin dan Pemeliharaan

Melakukan perawatan rutin dan pemeliharaan secara teratur adalah kunci utama dalam menjaga harga jual kembali BEV. Pastikan untuk mengikuti jadwal servis yang dianjurkan oleh pabrikan, termasuk pemeriksaan baterai, sistem pengisian, dan komponen lainnya. Menggunakan layanan servis resmi atau profesional yang berpengalaman dalam menangani BEV juga dapat memastikan kendaraan Anda dalam kondisi optimal.

2. Pemantauan Kesehatan Baterai

Kesehatan baterai adalah salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi nilai jual kembali BEV. Selalu pantau kondisi baterai dan pastikan untuk melakukan kalibrasi atau penggantian baterai jika diperlukan. Beberapa produsen BEV menawarkan garansi baterai yang meliputi periode tertentu atau jarak tempuh. Memanfaatkan garansi ini dengan baik dan menjaga kondisi baterai dapat membantu mempertahankan nilai kendaraan.

3. Menjaga Kondisi Fisik Kendaraan

Kondisi fisik BEV, termasuk interior dan eksterior, sangat mempengaruhi harga jual kembali. Lakukan pencucian dan waxing secara rutin untuk menjaga cat tetap bersih dan mengkilap. Jaga interior kendaraan agar tetap bersih dan bebas dari kerusakan. Gunakan pelapis pelindung untuk mencegah kerusakan pada jok dan panel interior.

4. Penggunaan dengan Bijak

Cara Anda menggunakan BEV juga dapat mempengaruhi harga jual kembali. Hindari mengemudikan kendaraan secara kasar atau dalam kondisi ekstrem yang dapat mempercepat keausan. Usahakan untuk menghindari pengisian baterai hingga 100% secara teratur atau membiarkannya terlalu rendah secara terus-menerus, karena ini dapat mempengaruhi umur baterai.

5. Catat Riwayat Servis dan Perbaikan

Menjaga catatan lengkap mengenai riwayat servis dan perbaikan BEV Anda dapat membantu meningkatkan nilai jual kembali. Dokumentasi ini memberikan bukti bahwa kendaraan telah dirawat dengan baik dan mendapatkan perawatan yang diperlukan. Catatan yang lengkap dan teratur akan membuat BEV Anda lebih menarik bagi calon pembeli.

6. Perbarui Perangkat Lunak

BEV sering kali dilengkapi dengan perangkat lunak yang dapat diperbarui. Pastikan untuk memperbarui perangkat lunak kendaraan Anda sesuai dengan instruksi pabrikan. Pembaruan perangkat lunak dapat meningkatkan kinerja dan menambahkan fitur baru yang mungkin meningkatkan daya tarik BEV Anda bagi calon pembeli.

7. Periksa Infrastruktur Pengisian

Ketersediaan dan kondisi infrastruktur pengisian juga dapat mempengaruhi harga jual kembali BEV. Pastikan Anda menggunakan stasiun pengisian yang terjamin dan berkualitas. Jika memungkinkan, investasi dalam home charging station yang terawat baik juga dapat menjadi nilai tambah bagi calon pembeli.

8. Lindungi dari Kondisi Ekstrem

Hindari memarkir BEV di bawah sinar matahari langsung atau dalam kondisi cuaca ekstrem, yang dapat merusak cat dan komponen lainnya. Jika memungkinkan, parkir kendaraan di garasi atau area yang terlindung. Hal ini tidak hanya menjaga penampilan fisik kendaraan tetapi juga melindungi komponen dari kerusakan akibat cuaca.

Menjaga harga jual kembali BEV memerlukan perhatian terhadap perawatan rutin, kondisi baterai, dan pemeliharaan fisik kendaraan. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan bahwa BEV Anda tetap dalam kondisi optimal dan menarik bagi calon pembeli. Investasi waktu dan usaha dalam merawat kendaraan tidak hanya akan membantu Anda mendapatkan nilai jual kembali yang lebih baik tetapi juga memastikan bahwa BEV Anda memberikan performa terbaik sepanjang masa pakainya.

Peruntukan yang Baik untuk Menggunakan Mobil Listrik

Mobil listrik kini semakin populer sebagai alternatif yang ramah lingkungan dibandingkan dengan mobil berbahan bakar fosil. Dengan semakin banyaknya inovasi dalam teknologi baterai dan infrastruktur pengisian, mobil listrik menawarkan berbagai manfaat yang menarik. Namun, agar manfaat ini bisa dioptimalkan, penting untuk mengetahui peruntukan yang tepat dalam menggunakan mobil listrik. Berikut adalah beberapa situasi dan cara di mana mobil listrik dapat digunakan secara optimal:

1. Penggunaan Sehari-hari di Kota

Mobil listrik sangat ideal untuk penggunaan sehari-hari di kota. Jarak tempuh rata-rata mobil listrik saat ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan perjalanan harian, seperti pergi ke kantor, berbelanja, atau mengantar anak ke sekolah. Selain itu, banyak kota yang menawarkan fasilitas khusus untuk kendaraan listrik, seperti jalur bus atau parkir gratis, yang dapat mengurangi stres perjalanan dan biaya parkir.

2. Pekerjaan sehari-hari

Jika pekerjaan Anda melibatkan perjalanan rutin dalam radius pendek atau menengah, mobil listrik bisa menjadi pilihan yang efisien. Misalnya, bagi tenaga penjual, konsultan, atau profesional lain yang melakukan perjalanan singkat, mobil listrik dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Infrastruktur pengisian yang semakin berkembang juga memudahkan pengisian ulang selama istirahat atau setelah hari kerja.

3. Transportasi Perkotaan dan Mobilitas Publik

Dalam konteks transportasi publik atau armada kendaraan untuk layanan perkotaan, mobil listrik menawarkan solusi yang sangat efisien. Beberapa kota sudah mengimplementasikan bus listrik dan taksi listrik sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengurangi polusi dan emisi karbon. Mobil listrik juga dapat digunakan untuk kendaraan sewa atau car-sharing, menyediakan pilihan transportasi yang bersih dan hemat biaya bagi banyak orang.

4. Perjalanan Jarak Dekat

Bagi mereka yang melakukan perjalanan antar kota dalam jarak dekat, mobil listrik dapat menjadi pilihan yang sangat baik. Dengan meningkatnya jumlah stasiun pengisian cepat, perjalanan antar kota dalam jarak menengah kini semakin praktis. Rencana perjalanan yang baik dengan mempertimbangkan lokasi stasiun pengisian dapat membuat perjalanan ini menjadi lebih nyaman.

5. Kegiatan Rekreasi dan Liburan

Saat merencanakan liburan atau perjalanan akhir pekan, mobil listrik dapat menjadi alternatif yang menyenangkan dan hemat biaya. Meskipun perjalanan jauh membutuhkan perencanaan tambahan untuk mengatur pengisian baterai, banyak destinasi wisata kini mulai menyediakan fasilitas pengisian listrik. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat menikmati liburan dengan lebih berkelanjutan.

6. Rencana Jangka Panjang dan Investasi

Investasi dalam mobil listrik juga dapat dilihat dari sudut pandang jangka panjang. Meskipun biaya awal mungkin lebih tinggi dibandingkan mobil berbahan bakar fosil, penghematan dalam hal bahan bakar dan perawatan dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan seiring waktu. Selain itu, kebijakan insentif pemerintah yang mendukung kendaraan listrik dapat membantu mengurangi biaya pembelian.

Mobil listrik menawarkan banyak manfaat dan aplikasi yang bermanfaat dalam berbagai konteks. Dari penggunaan sehari-hari di kota hingga perjalanan jarak jauh, mobil listrik dapat menjadi pilihan yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan perencanaan dan pemanfaatan yang tepat, Anda dapat memaksimalkan manfaat dari mobil listrik dan berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi jejak karbon serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

MOBIL BMW YANG DIPAKAI PEMBALAP INDONESIA

Bukan lagi rahasia bahwa mobil-mobil BMW adalah favorit bagi pecinta kecepatan, termasuk dijadikan sebagai basis mobil balap. Berikut adalah model-model BMW yang dipakai balap oleh para pembalap asal Indonesia.

  1. BMW M4 GT3: Mobil balap berperforma tinggi ini menjadi andalan Sean Gelael, pebalap muda Indonesia yang telah menorehkan prestasi di berbagai ajang internasional. Sean Gelael pernah menggunakan BMW M4 GT3 dalam ajang balap ketahanan Dubai 24 Hours. Mobil ini memiliki mesin 6 silinder twin-turbocharged yang menghasilkan tenaga hingga 590 hp, membuatnya sangat kompetitif di lintasan.
  2. BMW M2 CS Racing: Mobil sport kompak ini telah menjadi pilihan beberapa pebalap Indonesia di ajang balap sprint.BMW M2 CS Racing merupakan versi balap dari BMW M2 Competition, dengan modifikasi yang lebih ekstrim untuk meningkatkan performa di sirkuit. Mobil ini memiliki mesin 6 silinder twin-turbocharged yang menghasilkan tenaga hingga 450 hp, memberikan akselerasi yang cepat dan kelincahan di tikungan.
  3. BMW E90/F30: Meskipun bukan mobil yang dirancang khusus untuk balap, BMW seri 3, terutama generasi E90 dan F30, telah dimodifikasi dan digunakan oleh beberapa pebalap Indonesia di ajang balap touring. Mobil ini menawarkan keseimbangan yang baik antara performa dan pengendalian, menjadikannya pilihan yang populer di kalangan pebalap pemula maupun berpengalaman.
  4. BMW E36/E46: Generasi BMW E36 dan E46 juga menjadi favorit di kalangan pebalap Indonesia, terutama di ajang balap retro. Mobil ini memiliki mesin 6 silinder naturally aspirated yang responsif dan suara yang khas,memberikan pengalaman berkendara yang mengasyikkan di sirkuit.

Selain model-model di atas, beberapa pebalap Indonesia juga menggunakan BMW seri 1, BMW Z4, dan BMW M6 dalam berbagai ajang balap. BMW Astra juga secara aktif ikut serta di ajang balapan nasional ISSOM melalui BMW Team Astra yang dikemudikan oleh Gerry Nasution, Deffi Virgiano, Adhi Martosubroto, Ikhsan Utama, dan Syahwin Bahar

Hal Tidak Biasa Yang Bisa Dilakukan di BMW

BMW i7 terbaru membawa pengalaman berkendara ke level yang tak terbayangkan dengan berbagai fitur canggih yang membuatnya lebih dari sekadar mobil mewah. Berikut beberapa hal menarik dan tidak biasa yang bisa Anda lakukan di BMW i7:

Main PlayStation di BMW i7

BMW i7 memungkinkan Anda bermain PlayStation langsung ke sistem hiburannya. Layar lebar di belakang kursi depan dan sistem audio premium menjadikan pengalaman bermain game semakin seru. Walupun jalanan macet atau perjalanan jauh tidak menghalangi Anda untuk bermain game.

Nonton Netflix dengan Screen Mirroring

BMW i7 juga memanjakan para penikmat hiburan dengan fitur screen mirroring. Cukup hubungkan hp Anda, dan nikmati film atau serial TV dengan kualitas gambar dan suara yang sangat baik.

Rebahan Rileks Ala Spa dengan Interior Ambient Light

Fitur ambient light yang bisa diatur sesuka hati memberikan pencahayaan yang menenagkan, menciptakan suasana rileks ala spa. Kursi yang bisa diatur untuk posisi rileks optimal menambah kenyamanan Anda, membuat perjalanan panjang menjadi lebih santai dan menyenangkan.

Perbedaan Mesin Turbo VS Mesin Konvensional

Mesin mobil internal combustion umumnya dibedakan menjadi dua jenis utama: mesin turbocharged (turbo) dan mesin konvensional (naturally aspirated). Keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam cara kerja, performa, dan efisiensi bahan bakar. Berikut ini adalah perbandingan keduanya.

1. Sisten Cara Kerja Mesin Turbo VS Mesin Konvensioanal

Mesin Konvensional:
Menggunakan udara dan bahan bakar yang masuk ke silinder secara alami, tanpa bantuan tambahan. Ini adalah cara kerja mesin yang sederhana.

Mesin Turbocharged:
Menggunakan alat yang disebut turbocharger. Turbocharger menggunakan gas buang dari mesin untuk memampatkan udara yang masuk ke silinder, sehingga mesin bisa menghasilkan tenaga lebih besar.

2. Performa Mesin:

Mesin Konvensional:
Mesin konvensional cenderung memberikan tenaga yang lebih konsisten pada berbagai kecepatan putaran mesin. Namun, tenaga maksimal yang dihasilkan biasanya lebih rendah dibandingkan dengan mesin turbo dalam kelas yang sama.

Mesin Turbocharged:
Mesin turbocharged dikenal karena kemampuannya menghasilkan tenaga tambahan dalam rentang putaran mesin yang lebih luas. Ini berarti mobil dengan mesin turbo seringkali memiliki akselerasi yang lebih baik dan tenaga yang lebih besar pada kecepatan tinggi.

3. Efisiensi Bahan Bakar

Mesin Konvensional:
Mesin konvensional memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan mesin turbo pada saat penggunaan normal sehari-hari. Namun, saat digunakan dalam kondisi yang membutuhkan daya tambahan, efisiensinya bisa menurun karena mesin harus bekerja lebih keras.

Mesin Turbocharged:
Mesin turbocharged lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar saat digunakan dalam kondisi yang membutuhkan daya tambahan. Ini karena udara yang dipadatkan oleh turbocharger memungkinkan mesin untuk menghasilkan tenaga lebih besar dengan jumlah bahan bakar yang relatif sama.

4. Kompleksitas dan Biaya

Mesin Konvensional:
Lebih sederhana dan murah dalam produksi dan perawatan, dengan biaya perawatan lebih rendah.

Mesin Turbocharged:
Lebih kompleks dan mahal, terutama dalam perawatan dan perbaikan komponen turbocharger.

Hal Yang Mempengaruhi Jarak Tempuh Mobil Listrik

Mobil listrik dari tahun ke tahun semakin populer karena efisiensi energi dan dampak lingkungan yang diberikan. Namun, jarak tempuh mobil listrik bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi jarak tempuh mobil listrik:

1. Suhu Udara

Suhu udara berpengaruh akan jarak tempuh mobil listrik karena batrei mobil listrik suka suhu yang tidak terlalu panas atau dingin. Kalau terlalu dingin baterai jadi cepat habis, kalau terlalu panas baterai bisa cepat rusak. Oleh karena itu, mobil listrik sering dilengkapi dengan sistem manajemen termal untuk menjaga suhu baterai dalam rentang optimal.

2. Kondisi dan Kontur Jalanan

Kondisi jalan dan kontur jalan menjadi hal yang penting untuk jarak tempuh mobil listrik. Jalan yang halus dan rata bikin mobil listrik lebih irit karena mobil akan bergerak dengan efisien. Mobil yang jalannya berbatu atau naik turun, mobil butuh lebih banyak tenaga, jadi jarak tempuhnya berkurang.

3. Suhu dan Kondisi Baterai

Kondisi baterai yang sehat dan suhu yang tepat bikin mobil listrik jalan lebih jauh karena batrei yang sudah tua akan mengalami penurunan kapasitas. Perlunya suhu optimal untuk mobil listrik, sehingga terdapat sistem manajemen batrei yang penting untuk kondisi tetap optimal.

4. Kondisi Lalu Lintas

Kondisi lalu lintas tentunya juga memberikan dampak ke jarak tempuh mobil listrik ketika kondisi macet mobil listrik akan menggunakan energinya lebih sedikit, sehingga terdapat sistem pengereman regeneratif yang dapat memulihkan sebagian energi.

5. Mode Berkendara

Mobil listrik biasanya punya mode berkendara seperti eco, normal, dan sport. Mode eco bikin mobil lebih irit energi, sedangkan mode sport bikin mobil lebih boros karena akselerasinya cepat dari mode mode yang ada memiliki manfaat tersendiri untuk jarak tempuh mobil listrik.

6. Injakan Pedal

Cara menginjak pedal gas juga penting saat menggunakan mobil listrik. Sering ngebut dan gas dengan spontan bikin energi cepat habis karena motor listrik butuh daya besar untuk start dengan kekuatan tinggi. Atur injakan pedal gas dengan halus, dan manfaatkan pengereman regeneratif untuk mendapatkan jarak tempuh maksimal.

Selain faktor-faktor di atas, kondisi mobil secara keseluruhan juga ikut mempengaruhi jarak tempuh mobil listrik. Oleh karena itu, Anda perlu merawat BMW listrik Anda di bengkel BMW Astra.