Hal Yang Mempengaruhi Jarak Tempuh Mobil Listrik

Mobil listrik dari tahun ke tahun semakin populer karena efisiensi energi dan dampak lingkungan yang diberikan. Namun, jarak tempuh mobil listrik bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi jarak tempuh mobil listrik:

1. Suhu Udara

Suhu udara berpengaruh akan jarak tempuh mobil listrik karena batrei mobil listrik suka suhu yang tidak terlalu panas atau dingin. Kalau terlalu dingin baterai jadi cepat habis, kalau terlalu panas baterai bisa cepat rusak. Oleh karena itu, mobil listrik sering dilengkapi dengan sistem manajemen termal untuk menjaga suhu baterai dalam rentang optimal.

2. Kondisi dan Kontur Jalanan

Kondisi jalan dan kontur jalan menjadi hal yang penting untuk jarak tempuh mobil listrik. Jalan yang halus dan rata bikin mobil listrik lebih irit karena mobil akan bergerak dengan efisien. Mobil yang jalannya berbatu atau naik turun, mobil butuh lebih banyak tenaga, jadi jarak tempuhnya berkurang.

3. Suhu dan Kondisi Baterai

Kondisi baterai yang sehat dan suhu yang tepat bikin mobil listrik jalan lebih jauh karena batrei yang sudah tua akan mengalami penurunan kapasitas. Perlunya suhu optimal untuk mobil listrik, sehingga terdapat sistem manajemen batrei yang penting untuk kondisi tetap optimal.

4. Kondisi Lalu Lintas

Kondisi lalu lintas tentunya juga memberikan dampak ke jarak tempuh mobil listrik ketika kondisi macet mobil listrik akan menggunakan energinya lebih sedikit, sehingga terdapat sistem pengereman regeneratif yang dapat memulihkan sebagian energi.

5. Mode Berkendara

Mobil listrik biasanya punya mode berkendara seperti eco, normal, dan sport. Mode eco bikin mobil lebih irit energi, sedangkan mode sport bikin mobil lebih boros karena akselerasinya cepat dari mode mode yang ada memiliki manfaat tersendiri untuk jarak tempuh mobil listrik.

6. Injakan Pedal

Cara menginjak pedal gas juga penting saat menggunakan mobil listrik. Sering ngebut dan gas dengan spontan bikin energi cepat habis karena motor listrik butuh daya besar untuk start dengan kekuatan tinggi. Atur injakan pedal gas dengan halus, dan manfaatkan pengereman regeneratif untuk mendapatkan jarak tempuh maksimal.

Selain faktor-faktor di atas, kondisi mobil secara keseluruhan juga ikut mempengaruhi jarak tempuh mobil listrik. Oleh karena itu, Anda perlu merawat BMW listrik Anda di bengkel BMW Astra.


More Blog Entries

BMW xDrive vs sDrive: Apa Perbedaannya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Ketika memilih kendaraan BMW, Anda mungkin pernah menemukan istilah sDrive dan xDrive pada nama model seperti BMW X1 sDrive18i, BMW X3 sDrive20i, atau BMW X3 xDrive30i. Meskipun terlihat seperti bagian dari nama kendaraan, kedua istilah tersebut sebenarnya menunjukkan perbedaan sistem penggerak yang memengaruhi karakter berkendara. BMW dikenal dengan filosofi Sheer Driving Pleasure, yang mengutamakan keseimbangan antara […] Read More

by Fernanda Suryana

Mengenal Driving Mode BMW: Perbedaan ECO PRO, Comfort, dan Sport

BMW dikenal melalui filosofi Sheer Driving Pleasure, sebuah pengalaman berkendara yang mengutamakan kenyamanan, presisi, dan kesenangan di balik kemudi. Salah satu teknologi yang mendukung pengalaman tersebut adalah BMW Driving Experience Control, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi jalan dan gaya berkendara. Melalui pilihan mode seperti ECO PRO, Comfort, dan Sport, BMW dapat menghadirkan pengalaman yang […] Read More

by Fernanda Suryana

Special Cashback Trade-in: Upgrade ke BMW Kini Lebih Menguntungkan

Memiliki BMW impian kini semakin mudah melalui program Special Cashback Trade-in dari BMW Astra. Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melakukan tukar tambah kendaraan lama dari berbagai merek dan upgrade ke BMW pilihan dengan benefit cashback menarik. Melalui program ini, pelanggan dapat menukar mobil lama dari merek apa pun dan menikmati pengalaman berkendara premium bersama BMW. […] Read More

by Fernanda Suryana