Tim Balap Yang Menggunakan BMW

BMW sukses dalam sejarah otomtif balap baik dalam ajang balap mobil dan sepeda motor. Dari banyaknya pabrik dan banyak tim yang terjun dalam dunia balap, BMW mampu bersaing dalam penyediaan mesin diajang balap Formula One, Formula Two, Sportscar racing dan banyak lainnya.

Beberapa tim besar yang sukses banyak yang menggunakan BMW sebagai pemasok mesin seperti Williams, Benetton, Brabham, dan Arrows.

  • Williams Racing

Pada musim 1998 tim Williams bersepakat untuk bekerja sama dengan BMW dalam pemasokan mesin dan pengembangan teknis jangka panjang 6 tahun bersama dengan Tim Williams. Dengan adanya perjanjian tersebut maka tim Williams diwajibkan untuk memakai satu pembalap dari Jeraman dalam tim. Pada musim pertama ini BMW bersama dengan tim Williams belum memperoleh kemenangan, namun akhirnya Ralf Schumacher pembalap asal Jerman naik pada posisi ketiga dalam ajang klasemen akhir kejuaran dunia dengan meraih 36 poin.

  • Benetton Formula Limited

Pada musim 1986 Benetton secara resmi mengawali debutnya sebagai tim dan konstruktor F1. Pada musim ini rangka atau sasis ditenagai oleh mesin dari BMW. Perusahaan mesin BMW telah memasok tiga tim pada musim 1986, demi mengurangi biaya operasional BMW akhirnya mengakhiri kerjasamanya dengan Benetton dan hanya memasok mesin untuk tim Brabham saja pada musim 1987 dan tim Benetton mengambil kontrak mesin pada perusahaan Ford-Cosworth untuk musim selanjutnya.

  • Brabham

Pada April 1980 BMW mengumumkan bahwa BMW akan masuk pada formula sport. Paul Rosche merancang mesin F1 pertama untuk Bavarians. Pada kejuaran dunia 1983, mesin turbo BMW semakin dioptimalkan dan menghasilkan kesuksesan Nelson Piquet memenangkan balapan pada pembukaan Di Sao Paulo. Pada akhir musim setelah 630 hari di Formula 1 mesin turbo BMW merupakan mesin yang harus dikalahkan.

  • Arrows

Musim 1984 merupakan kebangkitan dari Arrows. Dengan mesin turbo BMW M12. Arrows memiliki banyak kemajuan Arrows menempati urutan kesembilan pada kejuaran konstruktor dan untuk musim 1985 Arrows menempati urutan ketiga.

Dengan segudang kesuksesan sebagai pemasok mesin pada beberapa tim besar, menandakan jika BMW tidak main-main saat terjun pada dunia balap. BMW dapat membuktikan bahwa mesin yang dibuatnya tidak kalah dengan pemasok mesin yang lainnya yang telah terjun lama pada dunia balap.


More Blog Entries

BMW xDrive vs sDrive: Apa Perbedaannya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Ketika memilih kendaraan BMW, Anda mungkin pernah menemukan istilah sDrive dan xDrive pada nama model seperti BMW X1 sDrive18i, BMW X3 sDrive20i, atau BMW X3 xDrive30i. Meskipun terlihat seperti bagian dari nama kendaraan, kedua istilah tersebut sebenarnya menunjukkan perbedaan sistem penggerak yang memengaruhi karakter berkendara. BMW dikenal dengan filosofi Sheer Driving Pleasure, yang mengutamakan keseimbangan antara […] Read More

by Fernanda Suryana

Mengenal Driving Mode BMW: Perbedaan ECO PRO, Comfort, dan Sport

BMW dikenal melalui filosofi Sheer Driving Pleasure, sebuah pengalaman berkendara yang mengutamakan kenyamanan, presisi, dan kesenangan di balik kemudi. Salah satu teknologi yang mendukung pengalaman tersebut adalah BMW Driving Experience Control, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi jalan dan gaya berkendara. Melalui pilihan mode seperti ECO PRO, Comfort, dan Sport, BMW dapat menghadirkan pengalaman yang […] Read More

by Fernanda Suryana

Special Cashback Trade-in: Upgrade ke BMW Kini Lebih Menguntungkan

Memiliki BMW impian kini semakin mudah melalui program Special Cashback Trade-in dari BMW Astra. Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melakukan tukar tambah kendaraan lama dari berbagai merek dan upgrade ke BMW pilihan dengan benefit cashback menarik. Melalui program ini, pelanggan dapat menukar mobil lama dari merek apa pun dan menikmati pengalaman berkendara premium bersama BMW. […] Read More

by Fernanda Suryana