Author: Galih Rama

Sejarah BMW Motorrad, Divisi sepeda motor BMW

Sejarah BMW Motorrad dimulai pada tahun 1923 ketika perusahaan otomotif Jerman BMW memproduksi sepeda motor pertamanya, BMW R32. Model ini menandai titik awal bagi divisi sepeda motor BMW yang kemudian dikenal sebagai BMW Motorrad.

BMW R32 menjadi terkenal karena inovasinya yang menonjol. Sepeda motor ini dilengkapi dengan mesin Boxer berpendingin udara yang memiliki silinder horizontal yang saling berlawanan. Desain ini memberikan stabilitas yang baik, penanganan yang presisi, dan pusat gravitasi yang rendah. Mesin Boxer kemudian menjadi ciri khas BMW Motorrad yang terus diperbarui dan dikembangkan dari generasi ke generasi.

Pada tahun 1932, BMW Motorrad memperkenalkan sepeda motor dengan suspensi belakang berjenis pegas tunggal, yang merupakan inovasi signifikan pada saat itu. Fitur ini memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik dan stabilitas yang meningkat.

Pada era pasca Perang Dunia II, BMW Motorrad fokus pada produksi sepeda motor bertenaga rendah dan hemat bahan bakar. Model seperti BMW R25 dan R27 menjadi populer karena efisiensi bahan bakarnya dan keandalannya.

Pada tahun 1980-an, BMW Motorrad menghadapi tantangan dan perubahan signifikan. Perusahaan ini meluncurkan sepeda motor sport BMW K series, yang memiliki mesin 4 silinder berpendingin cair. Model ini menandai perubahan dari mesin Boxer yang menjadi ciri khas BMW sebelumnya. Kemudian, pada tahun 1993, BMW Motorrad kembali memperkenalkan mesin Boxer berpendingin cair pada model BMW R1100RS dan R1100RT.

Selanjutnya, BMW Motorrad terus memperluas jajaran produknya dengan meluncurkan sepeda motor petualangan dan touring yang terkenal, seperti BMW GS series, yang memberikan performa tinggi di berbagai medan. Model BMW R1200GS menjadi salah satu sepeda motor petualangan terlaris di dunia dan memperkuat posisi BMW Motorrad di pasar sepeda motor petualangan.

Selama beberapa dekade terakhir, BMW Motorrad terus berinovasi dengan teknologi canggih, seperti sistem elektronik yang canggih, konektivitas digital, dan fitur keselamatan terkini. Perusahaan juga telah meluncurkan model listrik, seperti BMW C Evolution dan BMW Motorrad Vision DC Roadster, untuk mengantisipasi tren mobilitas masa depan yang berkelanjutan.

Dengan sejarahnya yang kaya dan komitmen terhadap inovasi, BMW Motorrad terus menjadi salah satu pemimpin dalam industri sepeda motor. Dari mesin Boxer yang ikonik hingga teknologi canggih dan desain yang menawan, BMW Motorrad terus memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa bagi para penggemar sepeda motor di seluruh dunia.

BMW Isetta, Mobil dengan Pintu Depan

BMW Isetta adalah mobil kecil yang diproduksi oleh BMW pada tahun 1955 hingga 1962. Meskipun ukurannya kecil, mobil ini memiliki sejarah yang menarik dan telah menjadi ikon dalam dunia otomotif.

Isetta awalnya dirancang oleh perusahaan Italia, Iso SpA, sebagai mobil kota yang murah dan hemat bahan bakar. BMW kemudian membeli lisensi produksi dan memodifikasi desain asli menjadi BMW Isetta. Mobil ini sangat populer di Jerman pada era 1950-an, terutama sebagai kendaraan keluarga dan bisnis.

Isetta memiliki desain yang unik, dengan pintu tunggal di bagian depan mobil yang membuka ke atas. Mobil ini juga hanya memiliki satu roda belakang dan memiliki mesin bensin berkapasitas 250cc atau 300cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 13-18 tenaga kuda, tergantung pada versinya.

Meskipun kecil, Isetta memiliki kapasitas penumpang hingga dua orang dewasa dan satu anak. Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur seperti pemanas dan radio, yang jarang ditemukan pada mobil kecil pada masa itu.

Isetta menjadi terkenal di seluruh dunia ketika Elvis Presley membeli satu unit pada tahun 1956 dan menggunakan mobil tersebut saat ia bertugas di Angkatan Darat Amerika Serikat. Mobil tersebut menjadi terkenal dan menjadi simbol dari masa kecil Presley.

Meskipun produksinya berakhir pada tahun 1962, Isetta tetap menjadi mobil yang dicari oleh para kolektor dan penggemar mobil klasik. Mesinnya yang hemat bahan bakar dan ukurannya yang kecil membuat Isetta menjadi pilihan yang menarik bagi orang-orang yang mencari kendaraan yang praktis dan mudah digunakan dalam kota.

BMW Isetta juga menjadi sumber inspirasi bagi mobil masa depan, terutama dalam pengembangan mobil listrik dan kendaraan kota yang lebih ramah lingkungan. Desain pintu depan tunggal yang unik dan ukuran yang kecil telah diadaptasi ke dalam beberapa mobil listrik modern, seperti Renault Twizy dan Microlino.

Secara keseluruhan, BMW Isetta adalah mobil kecil yang memiliki sejarah yang menarik dan telah menjadi ikon dalam dunia otomotif. Meskipun produksinya telah berakhir, pengaruhnya tetap terlihat dalam mobil-mobil masa kini dan masa depan.

Sejarah Perkembangan Mesin Bensin

Sejarah mesin bensin dimulai pada akhir abad ke-19, ketika sejumlah penemu dan insinyur bekerja untuk menciptakan mesin yang menggunakan bensin sebagai bahan bakar. Pada awalnya, mesin bensin digunakan hanya untuk keperluan industri dan pertanian, tetapi pada akhirnya mereka digunakan untuk kendaraan bermotor dan pesawat terbang.

Mesin bensin pertama yang dapat dioperasikan dengan aman dan andal diciptakan pada tahun 1876 oleh Nikolaus August Otto, seorang insinyur Jerman. Mesin ini dikenal sebagai mesin empat langkah atau mesin Otto, yang menjadi dasar bagi banyak mesin bensin modern yang digunakan pada kendaraan bermotor dan pesawat terbang.

Pada tahun 1885, Karl Benz, seorang insinyur Jerman, menciptakan kendaraan bermotor pertama yang ditenagai oleh mesin bensin. Kendaraan tersebut dikenal sebagai Benz Patent-Motorwagen dan dianggap sebagai awal dari industri mobil modern. Benz kemudian mendirikan perusahaan mobil Mercedes-Benz, yang menjadi salah satu produsen mobil paling terkenal di dunia.

Pada awal abad ke-20, mesin bensin semakin populer sebagai sumber tenaga untuk kendaraan bermotor dan pesawat terbang. Pada tahun 1913, Henry Ford memperkenalkan garis perakitan yang efisien untuk memproduksi mobil Model T pertama yang terjangkau secara massal, yang membuat mobil menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat umum. Sejak itu, mobil telah menjadi salah satu simbol kemakmuran dan mobilitas di seluruh dunia.

Seiring dengan perkembangan teknologi, mesin bensin terus meningkatkan efisiensi dan kinerjanya. Pada tahun 1920-an dan 1930-an, perusahaan mobil mulai menggunakan teknologi turbocharger untuk meningkatkan daya mesin bensin. Kemudian, pada tahun 1940-an, mesin bensin mulai menggunakan sistem injeksi bahan bakar, yang membuat mesin lebih efisien dan menghasilkan emisi yang lebih rendah.

Pada tahun 1970-an, masalah lingkungan yang disebabkan oleh emisi gas buang dari kendaraan bermotor menjadi semakin penting. Sebagai tanggapan, perusahaan mobil mulai memperkenalkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, seperti katalisator dan sistem kontrol emisi. Mesin bensin juga mulai menggunakan teknologi penghemat bahan bakar, seperti sistem injeksi bahan bakar yang lebih canggih dan sistem penghemat energi pada mobil.

Di era modern saat ini, mesin bensin terus mengalami perkembangan dengan teknologi baru, seperti mesin hybrid dan kendaraan listrik yang semakin banyak diminati. Meskipun mesin bensin terus menghadapi tantangan lingkungan, teknologi baru terus dihasilkan untuk membuat mesin bensin lebih ramah lingkungan dan efisien.

EV vs Hybrid. Mana Yang Masa Depan?

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar mobil listrik dan mobil hibrida telah berkembang dengan pesat sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar untuk mobil konvensional yang bertenaga bensin atau diesel. Dalam kategori kendaraan yang lebih ramah lingkungan ini, ada dua pilihan utama: kendaraan listrik (EV) dan kendaraan hibrida.

Kendaraan listrik menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan kendaraan hibrida menggunakan kombinasi tenaga listrik dan bahan bakar fosil. Meskipun keduanya menawarkan manfaat lingkungan yang signifikan dibandingkan dengan mobil konvensional, mereka memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal performa, biaya, dan kemampuan jarak tempuh.

Dalam jangka pendek, kendaraan hibrida mungkin menjadi pilihan yang lebih populer karena mereka menawarkan kinerja yang lebih mirip dengan mobil konvensional dan memiliki jangkauan yang lebih luas. Kendaraan hibrida juga lebih mudah diisi ulang daripada kendaraan listrik, karena mereka dapat diisi ulang dengan bahan bakar fosil dan tidak memerlukan jaringan pengisian daya listrik yang luas.

Namun, dalam jangka panjang, kendaraan listrik kemungkinan akan menjadi pilihan yang lebih umum karena mereka memiliki potensi untuk menjadi lebih murah dan lebih efisien dalam jangka panjang. Selain itu, penggunaan bahan bakar fosil yang berkelanjutan menjadi semakin penting di masa depan, dan kendaraan listrik tidak menggunakan bahan bakar fosil sama sekali, sehingga meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam hal performa, kendaraan listrik juga menawarkan banyak keuntungan dibandingkan dengan kendaraan hibrida. Mereka cenderung lebih cepat dan lebih bertenaga, serta tidak menghasilkan emisi gas buang. Kendaraan listrik juga cenderung lebih murah dalam jangka panjang, karena biaya pengisian daya listrik jauh lebih rendah daripada biaya bahan bakar fosil.

Dalam kesimpulannya, meskipun kendaraan hibrida masih menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen, kendaraan listrik dianggap sebagai masa depan mobil, terutama karena dampak positifnya terhadap lingkungan. Namun, baik kendaraan listrik maupun hibrida tetap memainkan peran penting dalam membantu mengurangi emisi gas buang dan memperbaiki kualitas udara di seluruh dunia.

BMW Welt

BMW Welt adalah sebuah destinasi unik dan ikonik di kota Munich, Jerman. Ini adalah fasilitas multi-fungsi yang modern yang berfungsi sebagai showroom, museum, dan pusat pengiriman untuk kendaraan BMW. Bangunan ini dirancang oleh arsitek asal Wina, Wolf D. Prix dari perusahaan Coop Himmelb(l)au dan dibuka untuk umum pada tahun 2007. Sejak itu, BMW Welt telah menjadi salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Munich, menarik lebih dari 3 juta pengunjung setiap tahunnya.

Bangunan BMW Welt adalah sebuah masterpiece arsitektur, dengan struktur khas berbentuk dua kerucut dengan fasad kaca yang mencakup area seluas 73.000 meter persegi. Bangunan ini dibagi menjadi beberapa zona, masing-masing dengan fungsi yang unik. Zona pertama adalah showroom BMW, di mana pengunjung dapat melihat model terbaru mobil, sepeda motor, dan sepeda BMW. Showroom ini dirancang untuk menampilkan teknologi inovatif, desain, dan keberlanjutan merek.

Zona kedua adalah Museum BMW, yang menampung koleksi kendaraan BMW klasik dan kontemporer yang luas. Museum ini adalah perjalanan melalui sejarah merek BMW, dengan pameran yang menampilkan evolusi BMW dari produsen mesin pesawat menjadi merek mobil mewah terkemuka.

Zona ketiga adalah BMW Welt Event Forum, yang merupakan ruang untuk mengadakan acara, konser, dan pameran. Forum acara ini adalah ruang serba guna yang dapat menampung hingga 1.500 orang dan dilengkapi dengan teknologi audiovisual terbaru.

Zona keempat adalah Pusat Pengiriman BMW, di mana pelanggan dari seluruh dunia dapat mengambil pengiriman kendaraan BMW baru mereka. Pusat pengiriman adalah pengalaman yang unik dan tak terlupakan bagi pelanggan BMW, karena mereka dapat merasakan kegembiraan mengambil pengiriman mobil baru mereka di fasilitas canggih.

Selain zona yang disebutkan di atas, BMW Welt juga memiliki beberapa restoran, kafe, dan toko, sehingga menjadi destinasi yang lengkap bagi penggemar BMW dan turis. Fasilitas ini buka untuk umum tujuh hari dalam seminggu dan menawarkan tur berpemandu bagi pengunjung yang ingin belajar lebih banyak tentang merek BMW dan sejarahnya.

Secara keseluruhan, BMW Welt adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang tertarik dengan mobil, arsitektur, dan desain. Ini adalah simbol dari komitmen merek BMW terhadap inovasi, keberlanjutan, dan pengalaman pelanggan. Apakah Anda penggemar BMW atau hanya turis yang penasaran, BMW Welt menawarkan pengalaman yang unik dan tak terlupakan yang tidak akan Anda temukan di tempat lain.

Tips Menggunakan Tilt & Telescopic pada Setir Mobil

Tilt dan telescopic pada setir mobil adalah fitur yang sangat penting untuk menyesuaikan posisi setir dengan kenyamanan dan kebutuhan pengemudi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang cara mengatur tilt dan telescopic pada setir mobil serta manfaat yang diperoleh dari penggunaan fitur-fitur ini.

Tilt pada setir mobil memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan sudut setir ke atas atau ke bawah, sehingga memungkinkan posisi mengemudi yang lebih nyaman. Cara mengatur tilt pada setir mobil adalah dengan menekan tuas atau tombol yang terletak di dekat setir. Beberapa mobil juga memiliki pengaturan elektronik yang memungkinkan pengemudi untuk mengatur tilt pada setir melalui panel kontrol yang terletak di dashboard.

Saat mengatur tilt pada setir, pastikan untuk menyesuaikannya dengan posisi duduk dan visibilitas yang optimal. Cobalah untuk menyesuaikan sudut setir sehingga tidak menghalangi pandangan jalan dan tidak memaksa pengemudi untuk membungkuk atau meluruskan punggung saat mengemudi. Pengaturan yang tepat dapat membantu mengurangi kelelahan dan memungkinkan pengemudi untuk mengemudi dengan lebih nyaman dan aman.

Telescopic pada setir mobil memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan jarak antara setir dan tubuh pengemudi, sehingga memungkinkan posisi mengemudi yang lebih ergonomis. Cara mengatur telescopic pada setir mobil adalah dengan menarik atau mendorong setir ke depan atau ke belakang sesuai dengan preferensi pengemudi. Beberapa mobil modern memiliki tombol atau tuas di sisi setir yang memungkinkan pengemudi untuk mengatur telescopic pada setir secara elektronik.

Saat mengatur telescopic pada setir, pastikan untuk menyesuaikannya dengan jarak antara pinggul dan lutut pengemudi. Cobalah untuk mengatur jarak setir sehingga pengemudi dapat mengoperasikan pedal gas, rem, dan kopling dengan nyaman. Pengaturan yang tepat dapat membantu mengurangi kelelahan dan memungkinkan pengemudi untuk mengemudi dengan lebih nyaman dan aman.

Manfaat dari penggunaan tilt dan telescopic pada setir mobil adalah meningkatkan kenyamanan dan meminimalkan kelelahan selama mengemudi. Fitur-fitur ini memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan posisi setir dengan kenyamanan mereka dan menjaga postur tubuh yang benar saat mengemudi. Selain itu, penggunaan tilt dan telescopic pada setir juga dapat meningkatkan visibilitas dan mengurangi risiko kecelakaan.

Namun, pengemudi harus memperhatikan keamanan saat menggunakan fitur-fitur ini. Pastikan untuk mengatur tilt dan telescopic pada setir saat mobil berhenti atau saat parkir dan selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan dalam manual mobil.

Jenis Tilang Elektronik di Dunia

Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) adalah sistem pengawasan lalu lintas yang menggunakan teknologi elektronik untuk mendeteksi pelanggaran lalu lintas dan memberikan sanksi secara otomatis. Sistem ini memungkinkan petugas kepolisian untuk memantau lalu lintas secara lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Berikut adalah beberapa jenis tilang elektronik di dunia dan negara asalnya:

  1. Electronic Road Pricing (ERP) – Singapura ERP adalah sistem tol elektronik yang digunakan di Singapura. Sistem ini mengenakan biaya kepada pengendara mobil yang melewati jalan raya pada waktu-waktu sibuk. Biaya yang dibebankan bergantung pada waktu dan lokasi. Sistem ini memungkinkan pemerintah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengendalikan polusi udara.
  2. Automated Number Plate Recognition (ANPR) – Inggris ANPR adalah sistem deteksi pelanggaran lalu lintas yang digunakan di Inggris. Sistem ini menggunakan kamera untuk membaca nomor kendaraan dan memeriksa apakah kendaraan tersebut memiliki pajak yang cukup atau tidak. Jika kendaraan tidak memiliki pajak yang cukup, maka pemilik kendaraan akan diberi tilang.
  3. Red Light Camera – Amerika Serikat Red Light Camera adalah sistem deteksi pelanggaran lampu merah yang digunakan di Amerika Serikat. Sistem ini menggunakan kamera untuk merekam kendaraan yang melanggar lampu merah. Jika kendaraan tersebut terdeteksi melanggar lampu merah, maka pemilik kendaraan akan diberi tilang.
  4. Mobile Phone Detection Camera – Australia Mobile Phone Detection Camera adalah sistem deteksi pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengemudi yang digunakan di Australia. Sistem ini menggunakan kamera untuk mendeteksi pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengemudi. Jika pengemudi terdeteksi menggunakan ponsel saat mengemudi, maka akan diberi tilang.
  5. Speed Camera – Jerman Speed Camera adalah sistem deteksi kecepatan kendaraan yang digunakan di Jerman. Sistem ini menggunakan kamera untuk merekam kecepatan kendaraan yang melebihi batas kecepatan yang ditetapkan. Jika kendaraan terdeteksi melampaui batas kecepatan yang ditetapkan, maka pemilik kendaraan akan diberi tilang.

Kesimpulannya, tilang elektronik menjadi salah satu teknologi yang digunakan oleh banyak negara untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Segmentasi Sedan di Dunia Otomotif

Mobil sedan adalah salah satu jenis mobil yang paling umum di pasaran. Mobil sedan biasanya memiliki bodi yang panjang dan sempit, dengan tiga kompartemen utama yaitu ruang penumpang, ruang bagasi, dan mesin. Mobil sedan memiliki empat pintu, dengan dua pintu di bagian depan untuk penumpang dan dua pintu di bagian belakang untuk penumpang atau akses ke ruang bagasi.

Sedan umumnya di desain untuk memberikan kenyamanan berkendara yang baik, efisiensi bahan bakar yang memadai, dan dapat menampung sekitar empat hingga lima orang. Selain itu, mobil sedan juga memiliki berbagai jenis seperti sedan kompak, sedan mewah, atau sedan sport yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi penggunanya.

Berikut adalah beberapa jenis segmentasi sedan yang umum ditemukan di dunia otomotif:

  1. Subkompak: Ukuran sedan yang paling kecil, biasanya dengan panjang kurang dari 4 meter dan dirancang untuk penggunaan perkotaan yang lebih efisien dalam bahan bakar. Contoh model sedan subkompak adalah BMW seri 2.
  2. Kompak: Ukuran sedan yang lebih besar dari subkompak, namun masih cukup efisien dalam bahan bakar dan biasanya dirancang untuk penggunaan perkotaan atau jalan raya. Contoh model sedan kompak adalah BMW seri 3.
  3. Mid-size: Ukuran sedan yang lebih besar dari sedan kompak, dengan ruang yang lebih luas di dalamnya untuk penumpang dan barang. Sedan mid-size biasanya dirancang untuk penggunaan jalan raya. Contoh model sedan mid-size adalah BMW seri 5.
  4. Full-size: Ukuran sedan yang paling besar, biasanya memiliki fitur-fitur mewah dan sangat cocok untuk penggunaan jalan raya. Contoh model sedan full-size adalah BMW seri 7.
  5. Sport sedan: Sedan yang dirancang untuk performa yang lebih tinggi dan kinerja yang lebih baik. Sport sedan biasanya memiliki suspensi yang lebih sporty dan mesin yang lebih kuat. Contoh model sedan sport adalah BMW M3.

Perbedaan BMW sDrive, xDrive, dan eDrive

BMW adalah salah satu merek mobil premium yang terkenal dengan kualitas dan performa mesin yang tinggi. Saat memilih mobil BMW, Anda mungkin akan menemukan istilah sDrive, xDrive, dan eDrive yang sering digunakan untuk mendeskripsikan sistem penggerak mobil. Berikut adalah perbedaan antara ketiga sistem penggerak tersebut.

  1. BMW sDrive

sDrive adalah sistem penggerak dua roda baik depan saja (FWD) atau belakang saja (RWD)yang digunakan oleh BMW. Artinya, mesin mobil BMW hanya menggerakkan roda depan atau belakang untuk memberikan akselerasi pada mobil. Keuntungan dari sDrive adalah bobot mobil menjadi lebih ringan dan memberikan kestabilan pada mobil saat berkendara pada kecepatan tinggi.

  1. BMW xDrive

xDrive adalah sistem penggerak empat roda (AWD) yang digunakan oleh BMW. Dalam xDrive, mesin mobil menggerakkan keempat roda secara bersamaan, sehingga memberikan traksi yang lebih baik pada permukaan jalan yang licin atau berpasir. xDrive juga memberikan performa yang lebih baik saat berkendara pada kecepatan tinggi atau di jalan beraspal.

  1. BMW eDrive

eDrive adalah sistem penggerak mobil listrik yang digunakan oleh BMW. Dalam eDrive, mobil hanya menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga, sehingga tidak menghasilkan emisi CO2 dan lebih hemat bahan bakar. Keuntungan dari eDrive adalah mobil menjadi lebih tenang saat berkendara dan memberikan akselerasi yang halus dan responsif.

Kesimpulannya, BMW sDrive, xDrive, dan eDrive masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. sDrive memberikan kestabilan pada mobil saat berkendara pada kecepatan tinggi, xDrive memberikan traksi yang lebih baik pada permukaan jalan yang licin atau berpasir, dan eDrive lebih hemat bahan bakar dan tidak menghasilkan emisi CO2. Pemilihan sistem penggerak tergantung pada kebutuhan dan gaya berkendara Anda.

Profil 7 Mobil BMW Team Astra

Tahukan Anda kalau BMW Astra punya tim balap bernama BMW Team Astra? Digawangi oleh 5 orang pebalap, yaitu Gerry Nasution, Ikhsan Utama, Deffi Viergino, Adhi Martosubroto, dan Syahwin Bahar, BMW Team Astra memiliki 7 mobil balap yang berkompetisi di ajang ISSOM.

Yuk kita kenalan sama mobil-mobil balapnya.

  • BTA-1 Marina. Berbasis BMW 3-series E36, Marina adalah satu-satunya mobil bermesin 6 silinder. Tenaganya sendiri dirahasiakan, tapi mobil yang dikemudikan oleh Om Gerry Nasution ini ini kerap menjadi juara di ISSOM kelas SCTR 1 BMW 3600.
  • BTA-2 Laguna. Adalah mobil kedua yang dikemudikan oleh Gerry Nasution. Berbasis BMW E30, Laguna adalah mobil andalan Gerry untuk ISSOM kelas Retro.
  • BTA-3 Estoril. Seperti halnya Laguna, Estoril juga berkompetisi di ISSOM kelas Retro, dengan basis BMW E30. Mobil ini dikemudikan oleh Deffi Viergino.
  • BTA-4 Oslo. Berikutnya adalah Oslo, mobil yang dikemudikan Ikhsan Utama ini berkompetisi di kelas SCTR 2 BMW 2100. Mobil berbasis E36 ini kerap meraih podium, hingga juara.
  • BTA-5 LeMans. Seperti halnya Oslo, LeMans memiliki basis E36 dan berkompetisi di kelas yang sama. Mobil ini dikemudikan oleh Syahwin Bahar, pebalap sekaligus Product Genius BMW Astra.
  • BTA-6 Meissen. Adalah mobil balap dengan basis paling tua di BMW Team Astra. Menggunakan platform BMW 2002, mobil andalan Gerry Nasution ini berkompetisi di kelas IRCC Super Retro dan ICCC FFA.
  • BTA-8 Dakkar. Kebalikan dari Meissen, Dakkar adalah mobil dengan platform termuda di BMW Team Astra. Menggunakan basis BMW E90, Dakkar dikemudikan oleh Adhi Martosubroto. Dakkar juga memiliki ciri khas tersendiri, yaitu satu-satunya mobil dengan livery berwarna kuning.

Selain pada ajang ISSOM, Anda juga bisa melihat dan merasakan sensasi mobil balap BMW Team Astra di acara JOYFEST, yang tiap tahun diadakan di Sirkuit Sentul. Nantikan JOYFEST 2023 pada Mei mendatang.