Cara Baca Marka pada Ban Mobil

Sebagai satu-satunya komponen yang bersentuhan dengan permukaan jalan, ban memiliki peran krusial terhadap keamanan ketika melaju, kemampuan mobil dalam bermanuver, dan cara kita berkendara

Namun dalam tahap perawatan, komponen ini seringkali dipandang sebelahmata bahkan cenderung terlupakan. Ketika mobil dilakukan servis berkala di bengkel resmi, mekanik bengkel akan otomatis melakukan pengecekan ban sebagai SOP. Namun sebagai pemilik mobil, ban cenderung tidak diperhatikan. Padahal mengenal dan memahami provil dan cara kerja ban dapat membantu kita di berbagai kesempatan, terutama pada saat-saat darurat.

Pada artikel ini, mimin ingin berbagi cara membaca marka pada ban, khususnya ban untuk kendaraan BMW. BMW memiliki sederet teknologi yang membantu pengemudi mendapat kesenangan dan ketenangan berkendara yang maksimal. Hal ini juga berlanjut pada bagian ban, dan cukup penting untuk diketahui

Jika Anda memperhatian kode pada ban BMW 320i di atas, Anda akan menemukan kode bertuliskan 225/45 R18 95Y, 3920, RSC, dan tanda bintang. Jadi apa artinya seluruh kode ini?

225: Menggunakan satuan milimeter, angka ini merupakan lebar tapak dari ban tersebut. Lebar ban sangat mempengaruhi tingkat keagresifan mobil dalam bermanuver. Semakin lebar tapak ban, semakin mudah mobil dapat bermanuver. Namun penambahan lebar tapak ini juga mempengaruhi bobot pada kemudi dan sensitivitas ban terhadap jalanan, sehingga seringkali dibutuhkan penyesuaian cara mengemudi pada tiap level lebar ban.

/45: Angka kedua ini merupakan ketebalan ban, yang seringkali dimisinterpretikan dengan satuan milimeter. Padahal ada alasan kenapa angka kedua ini dibubuhkan tanda / (garis miring) sebelum angkanya, yaitu karena angka ini menggunakan satuan %. Tidak seperti lebar ban, tebal ban sangat berpengaruh terhadap proporsi ban keseluruhan, oleh karenanya tebal ban menggunakan satuan persen. Kalau diartikan, angka 225/45 berarti ban tersebut memiliki lebar tapak 225mm dan tebal 225 x 45% = 101,25mm.

R: Banyak yang mengsalahartikan kode R ini sebagai singkatan dari “Ring”. Padahal R di sini berarti Radial, atau jenis ban dengan kawat baja yang dapat mempertahankan kekuatan ban. Adakah ban tanpa marka R? Ada, tapi tidak di BMW.

18: Angka ini adalah diameter dalam ban atau diameter velg, menggunakan satuan inci. Semakin besar angkanya, semakin besar diameter velgnya.

95: Merupakan indikator beban maksimal yang dapat ditumpu oleh ban. Rinciannya adalah sebagai berikut:

62 beban maksimal 265 Kg.

63 beban maksimal 272 Kg.

64 beban maksimal 265 Kg.

66 beban maksimal 300 Kg.

68 beban maksimal 315 Kg.

70 beban maksimal 335 Kg.

73 beban maksimal 365 Kg.

75 beban maksimal 387 Kg.

80 – 89 beban maksimal 450 – 580 Kg.

90 – 100 beban maksimal 600 – 800 Kg

Y: Merupakan indikator batas kecepatan yang dapat ditempuh oleh ban. Y berarti ban tersebut dapat dipakai berlari hingga 300 km/jam. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Q kecepatan maksimal = 160 km/jam.

S kecepatan maksimal = 180 km/jam.

T kecepatan maksimal = 190 km/jam.

U kecepatan maksimal = 200 km.jam.

H kecepatan maksimal = 210 km/jam.

V kecepatan maksimal = 240 km/jam.

W kecepatan maksimal = 270 km/jam.

Y kecepatan maksimal = 300 km/jam.

Z kecepatan maksimal >= 240 km/jam.

3920: Adalah kode produksi ban. Dua digit pertama adalah minggu ban diproduksi, dan dua digit terakhir adalah tahun ban diproduksi. 3920 berarti ban diproduksi pada minggu ke 39 di tahun 2020.

RSC: Merupakan kode jenis ban Runflat Tyres (RFT). Ban jenis ini memiliki dinding baja tebal yang dapat membuatnya dipakai jalan tanpa angin. Ban RFT pada BMW modern dapat berjalan sejauh 80 km dengan kecepatan maksimal 80 km/jam. Beberapa merek ban memiliki istilah lain pada ban RFT mereka, seperti RFT (Run Flat Tires) milik Bridgestone, RSC (Runflat System Componen) milik Pirelli dan Hankook, ROF (Run On Flat) pada Dunlop, dan EMT(Extended Mobility Technology) pada Goodyear. Dengan ban ini, Anda jadi memiliki waktu lebih untuk membawa mobil ke tempat yang lebih aman alih-alih langsung berhenti, ketika terjadi kerusakan pada ban.

Tanda bintang: Merupakan ban OEM yang langsung keluar dari pabrik BMW dan mendapat perlindungan Tyre Coverage. Ban dengan star-sign dapat dikeluarkan oleh berbagai merek seperti Pirelli dan Bridgestone.


More Blog Entries

Weekend Drive yang Lebih Bermakna dengan BMW

Di tengah rutinitas dan aktivitas yang padat sepanjang minggu, akhir pekan sering menjadi momen terbaik untuk mengambil jeda sejenak. Tidak selalu harus bepergian jauh, terkadang perjalanan singkat keluar kota atau sekadar menikmati jalanan yang lebih lengang sudah cukup untuk mengembalikan energi dan pikiran. Bagi banyak orang, weekend drive bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang bagaimana […] Read More

by Fernanda Suryana

Upgrade Lebih Mudah dengan Program Trade In BMW Astra

Memiliki kendaraan baru sering kali bukan hanya soal memilih model yang diinginkan, tetapi juga bagaimana proses perpindahan kendaraan dapat dilakukan dengan nyaman dan praktis. Memahami kebutuhan tersebut, BMW Astra menghadirkan program trade in yang dirancang untuk memberikan pengalaman upgrade kendaraan yang lebih mudah, transparan, dan terpercaya. Melalui layanan trade in BMW Astra, https://bmw.astra.co.id/sell-your-bmw/ pelanggan dapat […] Read More

by Fernanda Suryana

Ketika Kepercayaan Jadi Prioritas dalam Memilih Kendaraan

Memilih kendaraan bukan hanya tentang desain atau performa. Di balik setiap keputusan pembelian, ada satu hal yang semakin menjadi prioritas banyak orang, yaitu kepercayaan. Kepercayaan terhadap kualitas kendaraan, standar keamanan, hingga kenyamanan yang akan dirasakan dalam jangka panjang. Hal inilah yang membuat kendaraan Eropa, khususnya BMW, memiliki daya tarik tersendiri di mata para pecinta otomotif. […] Read More

by Fernanda Suryana